Cara Menghindari Membeli Xiaomi Refurbish


Tidak dapat dipungkiri lagi, bahwa sekarang peminat smartphone semakin melonjak dari tahun ketahun apalagi pada tahun 2017 ini makin banyaknya brand-brand smartphone yang mengeluarkan tipe-tipe baru sehingga membuat para konsumen menjadi tertarik untuk membeli smartphone tersebut. Seperti halnya Ponsel Xiaomi. Ponsel Xiaomi memiliki fitur yang unik pada OS MIUI nya yang berbeda dengan OS lainnya.

Semakin tingginya peminat ponsel xiaomi ini membuat para distributor nakal untuk memanfaatkan celah ini dengan menjual ponsel-ponsel refurbish. Refurbish itu bisa diartikan sebagai ponsel yang sudah pernah dibeli namun dikembalikan lagi oleh si pembeli kepada si penjual dengan alasan rusak dan sebagainya, selanjutnya penjual tersebut memperbaikinya dan menjualnya kembali dengan  membuat segel sendiri atau bisa diartikan sebagai segel palsu. Hal itulah yang sangat harus diperhatikan ketika anda ingin membeli ponsel xiaomi agar anda tidak mebeli yang refurbish. Dibawah ini beberapa cara yang dapat anda lakukan agar anda tidak membeli ponsel xiaomi refurbish.

1. Ponsel xiaomi refurbish dibandrol dengan harga murah.

Sangat wajar kalau ponsel xiaomi yang refurbish dijual dengan harga murah karena penjual sudah pernah mendapatkan untung dari penjualan pertamanya untuk unit yang sama. Selain itu dengan menjual dengan harga yang murah, penjual dapat dengan cepat untuk menjual ponsel xiaomi tersebut kepada para pelanggannya.

2. Baut tidak tersegel oleh logo Mi warna orange melaikan dengan segel toko.

Ponsel Xiaomi dijual di indonesia masih di dominasi oleh banyaknya distibutor-distributor non resmi, ketimbang distributor resmi. Oleh karena itu anda jangan heran apabila anda menemukan ponsel xiaomi yang kamu beli dari distributor non resmi yang memiliki segel ganda atau tidak resmi. Biasanya para distributor meletakkan segel non resmi secara acak di body ponsel tersebut.

3. Akun Mi telah aktif ketika di flashing.

Ponsel Xiaomi yang baru dan bukan refurbish pastinya belum terdaftar Mi Account dan di ponsel tersebut belum ada login Mi Accountnya. Sebaliknya, pada Ponsel Xiaomi yang fake atau refurbish Mi Accountnya sudah terlogin dengan sendirinya setelah melakukan flashing, update, factory reset. Setelah melakukan update atau flashing nantinya sebelum anda masuk ke home schreen anda akan terlebih dahulu disuruh memasukan nomer hp beserta passwordnya atau email beserta passwordnya. Ini yang sangat bahaya, karena apabila anda tidak bisa memasukan data tersebut maka ponsel xiaomi anda ke lock dan tidak bisa digunakan lagi kecuali setelah memasukan data tersebut.


Demikian beberapa cara untuk mengetahui Ponsel Xiaomi refurbish, semoga bermanfaat.


EmoticonEmoticon