Sekilas Tentang Sejarah Batik yang Perlu Kita Ketahui

Pada 02 Oktober 2017 lalu banyak dijumpai pagelaran batik yang sengaja digelar sebagai bentuk perayaan Hari Batik Nasional. Dan yang paling menyita perhatian adalah pagelaran Parade Batik Nusantara 2017. Banyak karya-karya kain batik yang cantik dan berestetika tinggi disana. Ya, hari ini batik adalah salah satu kebanggaan Indonesia.

Kita sudah tahu bahwa batik juga mendapat predikat Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi dari UNESCO. Hal ini tentu menjadi kabar bahagia bagi masyarakat Indonesia, terutama pengrajin batik itu sendiri. Bahkan banyak turis mancanegara yang membeli batik sebagai salah satu oleh-oleh khas Indonesia.

Lalu pertanyaan selanjutnya adalah, sudahkah kita mengetahui sejarah batik tersebut? Rasanya tidak lengkap jika kita hanya tahu tanggal peringatan Hari Batik Nasional tanpa tahu sejarah batik itu sendiri. Untuk itu, yuk simak ulasan di bawah ini agar kita menjadi generasi penerus bangsa yang pandai menghargai sejarah.

Sekilas Tentang Sejarah Batik
Berbicara tentang sejarah batik tentu tidak jauh-jauh dari Kerajaan Majapahit hingga penyebaran agama Islam di wilayah Jawa. Sebab menurut catatan sejarah, perkembangan batik banyak ditemukan di Solo, Yogyakarta dan pada masa Kerajaan Mataram.

Selanjutnya pada akhir abad ke-18 perkembangan batik semakin meluas di Tanah Jawa. Pada abad ini dihasilkan Batik Tulis. Sedangkan untuk Batik Cap baru muncul sekitar tahun 1920 atau tepatnya saat Perang Dunia I berakhir.

Dulunya batik sering dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi, jadi dulu banyak tokoh pedagang muslim yang berdagang batik sebagai bentuk usaha melawan sistem ekonomi yang diterapkan oleh Belanda. Selain itu kain batik ini juga tidak dapat dipisahkan dengan sejarah penyebaran Islam di Indonesia. Sebab banyak ditemukan pusat batik di Jawa dan mayoritas merupakan kota santri.

Dahulu batik hanya ditulis oleh orang-orang kalangan kerajaan saja. Jadi yang bisa mengenakan batik hanya orang-orang kerajaan atau keraton. Seiring berjalannya waktu, batik ini mulai ditiru oleh masyarakat awam dengan dijadikan pilihan bagi ibu rumah tangga untuk mengisi waktu luang. Mulai dari sini batik mulai dikenakan oleh rakyat biasa (bukan kalangan kerajaan atau keraton).


Demikianlah sekilas tentang sejarah kain batik. Berbanggalah karena hari ini batik sudah dikenal di mata dunia. Batik yang semula dianggap pakaian kuno, kini batik dinilai sebagai kain mewah, unik dan cantik. Bahkan banyak desainer ternama dunia yang menjadikan batik sebagai salah satu bahan rancangannya. 


EmoticonEmoticon